ASDP Imbau Kepada Para Pemudik Untuk Gunakan Fasilitas Pembelian Tiket Secara Online

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau kepada para pemudik yang ingin melakukan perjalanan arus balik agar menggunakan fasilitas pembelian tiket secara online.

Hal ini untuk mengurangi terjadinya penumpukan penumpang akibat antrean pembelian tiket penyeberangan di pelabuhan.

“Pengguna jasa (penyebrangan) diminta agar memanfaatkan layanan penjualan tiket online dengan mengakses http://ift.tt/2ttWl4V; ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi melalui keterangan resmi, Kamis (29/6/2017).

Menurut Faik, pembelian tiket melalui internet tidak hanya mengurangi antrean di pelabuhan, tetapi para penumpang juga bisa menikmati jalur khusus menuju kapal dengan waktu yang lebih cepat.

Menurutnya, layanan penjualan tiket online ini merupakan strategi dan inovasi PT ASDP dalam menawarkan skema perjalanan kapal terjadwal. Pengguna jasa mendapatkan kepastian jadwal keberangkatan dari setiap perjalanan kapal yang dipilihnya.

Layanan penjualan tiket penyeberangan berjadwal secara online saat ini baru berlaku bagi pengguna jasa di lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk untuk kendaraan roda dua, kendaraan roda empat (pribadi, pick-up, box barang) dan mobil travel jenis Elf.

Selain menerapkan layanan penjualan tiket online, PT ASDP juga membuka loket penjualan di luar area pelabuhan (buffer zone) yang bertujuan untuk memecah arus masuk ke pelabuhan karena kapasitas pelabuhan yang terbatas.

PT ASDP juga membuat buffer zone juga sebagai tempat untuk mengedukasi pengguna jasa untuk menggunakan transaksi online.

“Buffer zone menjadi tempat “check in”, agar setelah sampai pelabuhan waktu pelayanan di loket lebih singkat, karena hanya tinggal boarding dengan scan atau tembak barcode yang sudah didapat pengguna jasa. Pengguna jasa yang telah membeli tiket online, dapat melakukan check in minimal dua jam sebelum masuk ke pelabuhan,” jelasnya.

Untuk akses menuju Pelabuhan Bakauheni, lokasi buffer zone tersebar di 3 titik, yaitu Terminal Rajabasa, Masjid Agung Kalianda, dan Rumah Makan Begadang 4.

Adapun untuk lokasi buffer zone menuju Pelabuhan Ketapang, lokasi buffer zone terbagi di 3 titik yaitu Istana Gandrung,  Jembatan Timbang Watudodol, dan Pelindo Tanjung Wangi.

Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Christine Hutabarat menegaskan, PT ASDP menjadikan momen angkutan Lebaran 2017 untuk lebih meningkatkan kualitas layanan penyeberangan sehingga memberikan pengalaman perjalanan ferry yang lebih berkesan pada mudik tahun ini.

“Kami juga menyiapkan armada berkapasitas besar serta mengakselerasi kecepatan kapal sehingga waktu tempuh lebih singkat,” jelas Christine.



from HALO DUNIA http://ift.tt/2tp5afU
via IFTTT
Previous
Next Post »

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau kepada para pemudik yang ingin melakukan perjalanan arus balik agar menggunakan fasilitas pembelian tiket secara online.

Hal ini untuk mengurangi terjadinya penumpukan penumpang akibat antrean pembelian tiket penyeberangan di pelabuhan.

“Pengguna jasa (penyebrangan) diminta agar memanfaatkan layanan penjualan tiket online dengan mengakses http://ift.tt/2ttWl4V; ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi melalui keterangan resmi, Kamis (29/6/2017).

Menurut Faik, pembelian tiket melalui internet tidak hanya mengurangi antrean di pelabuhan, tetapi para penumpang juga bisa menikmati jalur khusus menuju kapal dengan waktu yang lebih cepat.

Menurutnya, layanan penjualan tiket online ini merupakan strategi dan inovasi PT ASDP dalam menawarkan skema perjalanan kapal terjadwal. Pengguna jasa mendapatkan kepastian jadwal keberangkatan dari setiap perjalanan kapal yang dipilihnya.

Layanan penjualan tiket penyeberangan berjadwal secara online saat ini baru berlaku bagi pengguna jasa di lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk untuk kendaraan roda dua, kendaraan roda empat (pribadi, pick-up, box barang) dan mobil travel jenis Elf.

Selain menerapkan layanan penjualan tiket online, PT ASDP juga membuka loket penjualan di luar area pelabuhan (buffer zone) yang bertujuan untuk memecah arus masuk ke pelabuhan karena kapasitas pelabuhan yang terbatas.

PT ASDP juga membuat buffer zone juga sebagai tempat untuk mengedukasi pengguna jasa untuk menggunakan transaksi online.

“Buffer zone menjadi tempat “check in”, agar setelah sampai pelabuhan waktu pelayanan di loket lebih singkat, karena hanya tinggal boarding dengan scan atau tembak barcode yang sudah didapat pengguna jasa. Pengguna jasa yang telah membeli tiket online, dapat melakukan check in minimal dua jam sebelum masuk ke pelabuhan,” jelasnya.

Untuk akses menuju Pelabuhan Bakauheni, lokasi buffer zone tersebar di 3 titik, yaitu Terminal Rajabasa, Masjid Agung Kalianda, dan Rumah Makan Begadang 4.

Adapun untuk lokasi buffer zone menuju Pelabuhan Ketapang, lokasi buffer zone terbagi di 3 titik yaitu Istana Gandrung,  Jembatan Timbang Watudodol, dan Pelindo Tanjung Wangi.

Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Christine Hutabarat menegaskan, PT ASDP menjadikan momen angkutan Lebaran 2017 untuk lebih meningkatkan kualitas layanan penyeberangan sehingga memberikan pengalaman perjalanan ferry yang lebih berkesan pada mudik tahun ini.

“Kami juga menyiapkan armada berkapasitas besar serta mengakselerasi kecepatan kapal sehingga waktu tempuh lebih singkat,” jelas Christine.



from HALO DUNIA http://ift.tt/2tp5afU
via IFTTT
«
Next

Newer Post

»
Previous

Older Post


No comments:

Leave a Reply