Football
Basketball
Link Partner
- Mci indonesia Merah Putih
- Bioglass Dunia
- Promoter Polri
- Promoter News
- Bioglas Sehat
- Halo Dunia News
- Bioglas
- Berita Polisi Net
- Detik News
- mci bioglas
- Berita Polisi
- berita polisi
- Pilkada Damai
- kampung tangguh
- Berita polisi
- bioglass sehat
- bioglass baik
- bioglass terbaik
- bioglass nyata
- bioglass komunitas
- pakar seo blogger polri
- pakar seo halo dunia
- detik
- promoter polri
- halo dunia
- halo dunia
- berita polisi
- Kapolda metro
Search This Blog
Pages
Text Widget
Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate another link velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur.
Sample Text
Blog Archive
-
▼
2026
(397)
-
▼
November
(16)
- Cegah Banjir, Kapolda Sulut Turun ke Sungai Tondan...
- Antisipasi Banjir Lewat Blue Policing, Kapolda Sul...
- Kapolda Sulut Susuri Sungai Tondano, Petakan Poten...
- Kapolda Sulut Susuri Sungai Tondano, Petakan Poten...
- Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Ha...
- Kapolda Metro Jaya Kunjungi SMAN 82 Jakarta dalam ...
- Kapolda Metro Jaya Kunjungi SMAN 82 Jakarta dalam ...
- Kadiv Humas Polri Menyampaikan Empati Kepada Para ...
- MUI Jateng Keluarkan 5 Poin Pernyataan Sikap Sikap...
- Pernyataan Resmi MUI Jateng Keluarkan 5 Poin Perny...
- MUI Jateng Keluarkan 5 Poin Pernyataan Sikap Sikap...
- MUI Jateng Keluarkan 5 Poin Pernyataan Sikap Sikap...
- MUI Jateng Keluarkan 5 Poin Pernyataan Sikap Sikap...
- Polres Kepulauan Seribu Bedah Rumah Warga Pulau Un...
- Polres Kepulauan Seribu Bedah Rumah Warga Pulau Un...
- Polres Kepulauan Seribu Bedah Rumah Warga Pulau Un...
-
▼
November
(16)
Labels
- ArtisIndonesia (5)
- BERITA POLISI (550)
- BeritaKapolri (1)
- BeritaPolisiIndonesia (220)
- DETIK INDONESIA NEWS (130)
- DETIK NEWS (21)
- Fashion (1)
- Featured (96)
- Featured,Gaya (1)
- Featured,HukumKriminal (1)
- Featured,Kepolisian (1)
- Gaya (12)
- HALO DUNIA (131)
- Hiburan (3)
- HukumKriminal (50)
- IFTTT (832)
- Kepolisian (1)
- Mancanegara (1)
- Nasional (2)
- Uncategorized (3)
Formulir Kontak
Subscribe Here
Categories
Flickr
Ad Home
Latest Post
Cegah Banjir, Kapolda Sulut Turun ke Sungai Tondano Bersihkan Sampah dan Eceng Gondok

Ancaman banjir tak cukup dihadapi dengan menunggu air meluap.
Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Yudho Hermanto memilih turun langsung ke Sungai Tondano untuk membersihkan sampah dan eceng gondok yang berpotensi menghambat aliran air.
View on Threads
Aksi tersebut dilakukan melalui program Blue Policing, Selasa (3/11/2026).
Bersama sejumlah instansi terkait, Yudho menyusuri sungai sekaligus memantau titik-titik yang berisiko memicu banjir saat curah hujan meningkat.
Patroli gabungan ini melibatkan personel Ditpolairud Polda Sulut, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Basarnas, dan BPBD Kota Manado.
Rombongan menyusuri aliran Sungai Tondano sepanjang lima kilometer, mulai dari kawasan Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara, hingga Dendengan Luar, Kota Manado.
Di sepanjang perjalanan, Kapolda tidak hanya memantau kondisi sungai.
Ia juga ikut mengangkat sampah dan membersihkan eceng gondok yang menghambat aliran air.
“Melalui Blue Policing, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga sungai bukan hanya soal kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat. Jangan menunggu banjir datang baru kita bergerak,” ujar Yudho.
Selain melakukan pembersihan, Kapolda Sulut juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Tondano, khususnya masyarakat di kawasan Kairagi.
Menurut Yudho, pencegahan banjir membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengambil bagian dalam upaya melindungi warga dari ancaman bencana.
Sementara itu, Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menjelaskan, kegiatan Blue Policing melibatkan 30 personel Ditpolairud, delapan personel Balai Sungai, dan enam personel Basarnas.
Tim gabungan tidak hanya membersihkan sampah dan tumbuhan air.
Mereka juga memantau kondisi aliran sungai serta mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan gangguan ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Sungai merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Ketika alirannya terganggu akibat sampah dan tumbuhan air, dampaknya bisa langsung dirasakan warga. Karena itu, kami bergerak bersama untuk mengurangi risiko tersebut sejak dini,” kata Bayuaji.
Ia menambahkan, program Blue Policing juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai.
Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan bencana sekaligus menjaga lingkungan perairan.
“Menjaga sungai tidak bisa dilakukan oleh polisi saja. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat yang hidup berdampingan dengan sungai. Inilah semangat Polisi Bersama Masyarakat yang terus kami dorong,” pungkasnya.
https://bacasaja.today/cegah-banjir-kapolda-sulut-turun-ke-sungai-tondano-bersihkan-sampah-dan-eceng-gondok/?feed_id=93630&_unique_id=6aebed76d2d1f
Antisipasi Banjir Lewat Blue Policing, Kapolda Sulut Turun Langsung Bersihkan Sungai Tondano

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto saat menyusuri DAS Tondano bersama instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir.
Kapolda Sulut Temukan Sedimentasi dan Sampah di Sungai Tondano
Dari hasil penyusuran sepanjang kurang lebih 5 kilometer, tim menemukan sejumlah kendala di sepanjang aliran sungai. Kendala tersebut meliputi sedimentasi berupa endapan material serta penumpukan sampah. Sampah plastik mendominasi tumpukan yang ditemukan di sejumlah titik. Menanggapi kondisi itu, kepolisian bersama instansi terkait turut memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Kapolda Sulut Susuri Sungai Tondano, Petakan Potensi Banjir Jelang Musim Hujan

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto saat menyusuri DAS Tondano bersama instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir.
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., turun langsung menyusuri Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano, Selasa (3/11/2026).
[embed]https://www.youtube.com/watch?v=FbwZySEK5Ec[/embed]Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi banjir menjelang musim penghujan.
Dalam patroli tersebut, Kapolda didampingi Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, perwakilan BPBD, Basarnas, serta Pemerintah Kota Manado.
Rombongan memulai penyusuran dari kawasan Rumah Alam Ringroad. Selanjutnya, mereka mengikuti aliran Sungai Tondano hingga Pos Pemantauan Banjir Dendengan Luar, Kota Manado.
Melalui kegiatan ini, Kapolda ingin melihat langsung kondisi sungai.
Selain itu, patroli tersebut bertujuan mengidentifikasi titik rawan yang berpotensi memicu banjir saat curah hujan meningkat.
“Jadi kegiatan ini adalah sekaligus kita mau melakukan cek dan melihat daerah aliran Sungai Tondano. Berkaitan dengan sudah mulai masuk musim penghujan. Beberapa kali sudah terjadi hujan di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Manado. Ini sebagai langkah antisipasi, supaya apabila hujan dari daerah Minahasa dan lain sebagainya turun ke mana, ke daerah aliran sungai, itu bisa lancar airnya sampai ke laut,” ujar Irjen Pol Yudo Hermanto.
Baca Juga :Kapolda Sulut Irjen Pol Yudho Hermanto Sambangi Jalan Roda Manado, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Kapolda Sulut Temukan Sedimentasi dan Sampah di Sungai Tondano
Dari hasil penyusuran sepanjang kurang lebih 5 kilometer, tim menemukan sejumlah kendala di sepanjang aliran sungai.
Kendala tersebut meliputi sedimentasi berupa endapan material serta penumpukan sampah.
Sampah plastik mendominasi tumpukan yang ditemukan di sejumlah titik.
Menanggapi kondisi itu, kepolisian bersama instansi terkait turut memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Baca Juga :BI Perkuat Pengendalian Inflasi Pangan, Sebut TP PKK Sulut Ujung Tombak Ketahanan Keluarga
Kapolda mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan.
Sebab, tumpukan sampah dapat menyumbat aliran air dan memicu luapan sungai ketika hujan deras.
Selain itu, Kapolda menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga untuk menghadapi musim penghujan.
Pemerintah daerah dan instansi terkait perlu mengambil langkah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
“Melalui sinergi bersama Pemkot Manado, stakeholder terkait, BPBD, Basarnas, serta balai sungai, peninjauan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah serta tindakan konkret sesuai dengan porsi kerja masing-masing. Langkah proaktif ini merupakan wujud nyata program polisi bersama masyarakat dalam mengantisipasi kesiapan menghadapi musim penghujan,” pungkas Kapolda.
Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir di wilayah Manado.
https://bacasaja.today/kapolda-sulut-susuri-sungai-tondano-petakan-potensi-banjir-jelang-musim-hujan/?feed_id=93190&_unique_id=6aebe433d5bf6
Kapolda Sulut Susuri Sungai Tondano, Petakan Potensi Banjir Jelang Musim Hujan

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto saat menyusuri DAS Tondano bersama instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir.
Kapolda Sulut Temukan Sedimentasi dan Sampah di Sungai Tondano
Dari hasil penyusuran sepanjang kurang lebih 5 kilometer, tim menemukan sejumlah kendala di sepanjang aliran sungai. Kendala tersebut meliputi sedimentasi berupa endapan material serta penumpukan sampah. Sampah plastik mendominasi tumpukan yang ditemukan di sejumlah titik. Menanggapi kondisi itu, kepolisian bersama instansi terkait turut memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Kapolda Metro Jaya Kunjungi SMAN 82 Jakarta dalam Program Polisi Peduli Pendidikan, Ajak Siswa Tingkatkan Wawasan dan Kemampuan Komunikasi

Jakarta Selatan – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., melaksanakan kunjungan dinas ke SMA Negeri 82 Jakarta dalam rangka kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), Senin (2/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMAN 82 Jakarta, Jalan Daha II No. 15, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus komunikasi langsung antara kepolisian dengan para pelajar.
Kedatangan Kapolda Metro Jaya disambut oleh Kepala SMAN 82 Jakarta, Dr. Istiqomah, M.Si., beserta jajaran guru. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dir PPA Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo, S.I.K., M.H., Dir Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. H.Y. Arief Satriyo, S.I.K., Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., serta sejumlah pejabat kepolisian lainnya.
[embed]https://www.youtube.com/shorts/e71siiAiVFI[/embed]Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya berinteraksi langsung dengan para siswa melalui penyampaian materi dan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan untuk mendorong para pelajar berpikir kritis, memperluas wawasan, serta memahami berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.
Salah satu pembahasan yang disampaikan berkaitan dengan perubahan suhu dan cuaca panas. Kapolda mengajak para siswa memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi kondisi iklim dan lingkungan, sehingga generasi muda memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan.
Selain itu, Kapolda Metro Jaya juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa komunikasi tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pesan, tetapi juga membutuhkan kemampuan mendengarkan, memahami informasi, serta memperhatikan respons dan bahasa tubuh lawan bicara.
Kapolda turut mengajak para siswa untuk lebih cermat dalam menerima dan mengolah informasi dari berbagai saluran komunikasi, baik media sosial, aplikasi pesan, media elektronik maupun media massa. Setiap informasi perlu ditelaah terlebih dahulu agar para pelajar mampu membedakan fakta dan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya juga menjelaskan alasan kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendidik, membimbing, serta menjaga generasi muda sebagai penerus bangsa.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polri berupaya membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang berwawasan luas, berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama para siswa, kemudian Kapolda Metro Jaya melakukan perbincangan dengan Kepala SMAN 82 Jakarta di ruang kepala sekolah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pelajar, dalam kegiatan tersebut juga diberikan 10 bingkisan kepada siswa-siswi SMAN 82 Jakarta. Adapun jumlah siswa di sekolah tersebut tercatat sebanyak 640 orang.
Kegiatan kunjungan dinas dan Polisi Peduli Pendidikan berakhir pada pukul 08.14 WIB. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Selatan bersama jajaran Polda Metro Jaya terus memperkuat sinergi dengan lingkungan pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
https://bacasaja.today/kapolda-metro-jaya-komjen-pol-prof-dr-dadang-hartanto-kapolda-metro-jaya-kunjungi-sman-82-jakarta-dalam-program-polisi-peduli-pendidikan/?feed_id=90726&_unique_id=6aea9931e4052
Kapolda Metro Jaya Kunjungi SMAN 82 Jakarta dalam Program Polisi Peduli Pendidikan, Ajak Siswa Tingkatkan Wawasan dan Kemampuan Komunikasi

Jakarta Selatan – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., melaksanakan kunjungan dinas ke SMA Negeri 82 Jakarta dalam rangka kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), Senin (2/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMAN 82 Jakarta, Jalan Daha II No. 15, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus komunikasi langsung antara kepolisian dengan para pelajar.
Kedatangan Kapolda Metro Jaya disambut oleh Kepala SMAN 82 Jakarta, Dr. Istiqomah, M.Si., beserta jajaran guru. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dir PPA Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo, S.I.K., M.H., Dir Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. H.Y. Arief Satriyo, S.I.K., Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., serta sejumlah pejabat kepolisian lainnya.
[embed]https://www.youtube.com/shorts/e71siiAiVFI[/embed]Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya berinteraksi langsung dengan para siswa melalui penyampaian materi dan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan untuk mendorong para pelajar berpikir kritis, memperluas wawasan, serta memahami berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.
Salah satu pembahasan yang disampaikan berkaitan dengan perubahan suhu dan cuaca panas. Kapolda mengajak para siswa memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi kondisi iklim dan lingkungan, sehingga generasi muda memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan.
Selain itu, Kapolda Metro Jaya juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa komunikasi tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pesan, tetapi juga membutuhkan kemampuan mendengarkan, memahami informasi, serta memperhatikan respons dan bahasa tubuh lawan bicara.
Kapolda turut mengajak para siswa untuk lebih cermat dalam menerima dan mengolah informasi dari berbagai saluran komunikasi, baik media sosial, aplikasi pesan, media elektronik maupun media massa. Setiap informasi perlu ditelaah terlebih dahulu agar para pelajar mampu membedakan fakta dan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya juga menjelaskan alasan kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendidik, membimbing, serta menjaga generasi muda sebagai penerus bangsa.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polri berupaya membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang berwawasan luas, berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama para siswa, kemudian Kapolda Metro Jaya melakukan perbincangan dengan Kepala SMAN 82 Jakarta di ruang kepala sekolah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pelajar, dalam kegiatan tersebut juga diberikan 10 bingkisan kepada siswa-siswi SMAN 82 Jakarta. Adapun jumlah siswa di sekolah tersebut tercatat sebanyak 640 orang.
Kegiatan kunjungan dinas dan Polisi Peduli Pendidikan berakhir pada pukul 08.14 WIB. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Selatan bersama jajaran Polda Metro Jaya terus memperkuat sinergi dengan lingkungan pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
https://bacasaja.today/kapolda-metro-jaya-kunjungi-sman-82-jakarta-dalam-program-polisi-peduli-pendidikan-ajak-siswa-tingkatkan-wawasan-dan-kemampuan-komunikasi-4/?feed_id=90462&_unique_id=6aea92436715e
Kapolda Metro Jaya Kunjungi SMAN 82 Jakarta dalam Program Polisi Peduli Pendidikan, Ajak Siswa Tingkatkan Wawasan dan Kemampuan Komunikasi

Jakarta Selatan – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., melaksanakan kunjungan dinas ke SMA Negeri 82 Jakarta dalam rangka kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), Senin (2/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMAN 82 Jakarta, Jalan Daha II No. 15, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus komunikasi langsung antara kepolisian dengan para pelajar.
Kedatangan Kapolda Metro Jaya disambut oleh Kepala SMAN 82 Jakarta, Dr. Istiqomah, M.Si., beserta jajaran guru. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dir PPA Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo, S.I.K., M.H., Dir Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. H.Y. Arief Satriyo, S.I.K., Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., serta sejumlah pejabat kepolisian lainnya.
[embed]https://www.youtube.com/shorts/e71siiAiVFI[/embed]Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya berinteraksi langsung dengan para siswa melalui penyampaian materi dan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan untuk mendorong para pelajar berpikir kritis, memperluas wawasan, serta memahami berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.
Salah satu pembahasan yang disampaikan berkaitan dengan perubahan suhu dan cuaca panas. Kapolda mengajak para siswa memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi kondisi iklim dan lingkungan, sehingga generasi muda memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan.
Selain itu, Kapolda Metro Jaya juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa komunikasi tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pesan, tetapi juga membutuhkan kemampuan mendengarkan, memahami informasi, serta memperhatikan respons dan bahasa tubuh lawan bicara.
Kapolda turut mengajak para siswa untuk lebih cermat dalam menerima dan mengolah informasi dari berbagai saluran komunikasi, baik media sosial, aplikasi pesan, media elektronik maupun media massa. Setiap informasi perlu ditelaah terlebih dahulu agar para pelajar mampu membedakan fakta dan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya juga menjelaskan alasan kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendidik, membimbing, serta menjaga generasi muda sebagai penerus bangsa.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polri berupaya membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang berwawasan luas, berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama para siswa, kemudian Kapolda Metro Jaya melakukan perbincangan dengan Kepala SMAN 82 Jakarta di ruang kepala sekolah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pelajar, dalam kegiatan tersebut juga diberikan 10 bingkisan kepada siswa-siswi SMAN 82 Jakarta. Adapun jumlah siswa di sekolah tersebut tercatat sebanyak 640 orang.
Kegiatan kunjungan dinas dan Polisi Peduli Pendidikan berakhir pada pukul 08.14 WIB. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Selatan bersama jajaran Polda Metro Jaya terus memperkuat sinergi dengan lingkungan pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
https://bacasaja.today/kapolda-metro-jaya-kunjungi-sman-82-jakarta-dalam-program-polisi-peduli-pendidikan-ajak-siswa-tingkatkan-wawasan-dan-kemampuan-komunikasi/?feed_id=90198&_unique_id=6aea8ce32c7b5
Kadiv Humas Polri Menyampaikan Empati Kepada Para Santri, Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo

Kadiv Humas Polri Menyampaikan Empati Kepada Para Santri, Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo
Jakarta, Polri menyampaikan empati kepada para santri, orang tua, dan keluarga besar Pondok Pesantren Hamalatul Quran atas keresahan yang muncul pasca penggeledahan di Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah.
[embed]https://www.youtube.com/watch?v=7CRo_pEjNMg[/embed]Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa berbagai keluhan masyarakat akan didalami secara objektif dan profesional sebagai bagian dari komitmen perbaikan pelayanan kepolisian.
“Polri juga memastikan proses evaluasi dilakukan melalui mekanisme pengawasan yang berlaku, dengan memperhatikan perlindungan perempuan dan anak serta pemenuhan hak masyarakat,” kata Kadiv Humas Polri, Senin (2/11/2026)
“Penegakan hukum dan keterbukaan terhadap evaluasi diharapkan berjalan beriringan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,”terang Kadiv Humas Polri.
https://bacasaja.today/kadiv-humas-polri-menyampaikan-empati-kepada-para-santri-penggeledahan-pondok-pesantren-di-sukoharjo/?feed_id=89318&_unique_id=6ae937004ac84
MUI Jateng Keluarkan 5 Poin Pernyataan Sikap Sikapi Kasus Sukoharjo


MUI Jateng Keluarkan 5 Poin Pernyataan Sikap Sikapi Kasus Mojolaban Sukoharjo

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah secara resmi menerbitkan surat pernyataan sikap bernomor 03/DP-P.XIII/PS/XI/2026 pada 2 November 2026. Surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Jateng Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dan Sekretaris Umum Dr. KH. Muh. Syaifudin, MA ini memuat lima poin penting guna merespons dinamika yang terjadi di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral lembaga keagamaan dalam menjaga kemaslahatan umat, kehormatan lembaga pendidikan Islam, serta kondusivitas kerukunan masyarakat di Jawa Tengah.
Lima Poin Pernyataan Sikap MUI Jawa Tengah
* Penyelesaian Melalui Proses Hukum yang Transparan
MUI Jawa Tengah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus Mojolaban kepada aparat penegak hukum. MUI mendorong agar proses hukum berjalan secara seimbang, cepat, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
* Penegakan Hukum Profesional dan Humanis
Kepolisian diminta untuk menegakkan hukum secara profesional dan proporsional dengan mengedepankan nilai-nilai humanis serta menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan ikhlas dan jujur. MUI juga menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap oknum aparat yang terbukti melanggar hukum.
* Penertiban Izin Usaha Kuliner Non-Halal
MUI meminta Pemerintah Daerah setempat untuk mengambil langkah tegas dengan merespons keluhan warga, termasuk mencabut izin usaha makanan non-halal yang terbukti memicu keresahan di tengah masyarakat.
* Pembinaan Lembaga Pendidikan Keagamaan oleh Kemenag
Kementerian Agama (Kemenag) diimbau untuk melakukan pembinaan dan penertiban terhadap lembaga pendidikan keagamaan, seperti pesantren dan rumah tahfidz yang belum mengantongi izin operasional resmi. Selain itu, Kemenag perlu memastikan seluruh materi pembelajaran di dalamnya tetap berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan prinsip NKRI.
* Seruan Menjaga Kondusivitas dan Kerukunan
MUI mengimbau seluruh lapisan masyarakat di Jawa Tengah agar menyikapi permasalahan ini secara arif, bijaksana, dan kepala dingin. Masyarakat diminta tidak terprovokasi serta bersama-sama menjaga ketenangan dan toleransi antarumat beragama di daerah.
Menjaga Ketertiban Bersama
Pernyataan sikap dari MUI Jawa Tengah ini menegaskan pentingnya penyelesaian masalah secara hukum dan prosedural tanpa mengabaikan aspek sosial kemasyarakatan. Dengan menyerahkan penanganan perkara kepada pihak berwenang serta menjaga toleransi antarwarga, stabilitas dan kerukunan di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya dapat ter
https://bacasaja.today/mui-jateng-keluarkan-5-poin-pernyataan-sikap-sikapi-kasus-sukoharjo-3/?feed_id=89230&_unique_id=6ae9358e9ea83
Pernyataan Resmi MUI Jateng Keluarkan 5 Poin Pernyataan Sikap Sikapi Kasus Sukoharjo


MUI Jateng Keluarkan 5 Poin Pernyataan Sikap Sikapi Kasus Mojolaban Sukoharjo

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah secara resmi menerbitkan surat pernyataan sikap bernomor 03/DP-P.XIII/PS/XI/2026 pada 2 November 2026. Surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Jateng Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dan Sekretaris Umum Dr. KH. Muh. Syaifudin, MA ini memuat lima poin penting guna merespons dinamika yang terjadi di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral lembaga keagamaan dalam menjaga kemaslahatan umat, kehormatan lembaga pendidikan Islam, serta kondusivitas kerukunan masyarakat di Jawa Tengah.
Lima Poin Pernyataan Sikap MUI Jawa Tengah
* Penyelesaian Melalui Proses Hukum yang Transparan
MUI Jawa Tengah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus Mojolaban kepada aparat penegak hukum. MUI mendorong agar proses hukum berjalan secara seimbang, cepat, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
* Penegakan Hukum Profesional dan Humanis
Kepolisian diminta untuk menegakkan hukum secara profesional dan proporsional dengan mengedepankan nilai-nilai humanis serta menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan ikhlas dan jujur. MUI juga menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap oknum aparat yang terbukti melanggar hukum.
* Penertiban Izin Usaha Kuliner Non-Halal
MUI meminta Pemerintah Daerah setempat untuk mengambil langkah tegas dengan merespons keluhan warga, termasuk mencabut izin usaha makanan non-halal yang terbukti memicu keresahan di tengah masyarakat.
* Pembinaan Lembaga Pendidikan Keagamaan oleh Kemenag
Kementerian Agama (Kemenag) diimbau untuk melakukan pembinaan dan penertiban terhadap lembaga pendidikan keagamaan, seperti pesantren dan rumah tahfidz yang belum mengantongi izin operasional resmi. Selain itu, Kemenag perlu memastikan seluruh materi pembelajaran di dalamnya tetap berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan prinsip NKRI.
* Seruan Menjaga Kondusivitas dan Kerukunan
MUI mengimbau seluruh lapisan masyarakat di Jawa Tengah agar menyikapi permasalahan ini secara arif, bijaksana, dan kepala dingin. Masyarakat diminta tidak terprovokasi serta bersama-sama menjaga ketenangan dan toleransi antarumat beragama di daerah.
Menjaga Ketertiban Bersama
Pernyataan sikap dari MUI Jawa Tengah ini menegaskan pentingnya penyelesaian masalah secara hukum dan prosedural tanpa mengabaikan aspek sosial kemasyarakatan. Dengan menyerahkan penanganan perkara kepada pihak berwenang serta menjaga toleransi antarwarga, stabilitas dan kerukunan di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya dapat ter
https://bacasaja.today/pernyataan-resmi-mui-jateng-keluarkan-5-poin-pernyataan-sikap-sikapi-kasus-sukoharjo/?feed_id=89054&_unique_id=6ae90c176d61f