Football
Basketball
Link Partner
- Mci indonesia Merah Putih
- Bioglass Dunia
- Promoter Polri
- Promoter News
- Bioglas Sehat
- Halo Dunia News
- Bioglas
- Berita Polisi Net
- Detik News
- mci bioglas
- Berita Polisi
- berita polisi
- Pilkada Damai
- kampung tangguh
- Berita polisi
- bioglass sehat
- bioglass baik
- bioglass terbaik
- bioglass nyata
- bioglass komunitas
- pakar seo blogger polri
- pakar seo halo dunia
- detik
- promoter polri
- halo dunia
- halo dunia
- berita polisi
- Kapolda metro
Search This Blog
Pages
Text Widget
Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate another link velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur.
Sample Text
Blog Archive
-
▼
2026
(345)
-
▼
October
(26)
- Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan...
- Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan...
- Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan...
- Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan...
- Kapolda Metro Jaya Tekankan Pencegahan Narkoba, Ed...
- Kapolda Metro Jaya Tekankan Pencegahan Narkoba, Ed...
- Kapolda Sulut Bersama Walikota Manado Turun Lapang...
- Wakapolda Sulut Turun Langsung Pantau Pengamanan A...
- Kapolri Perkuat Sinergi dengan Ulama untuk Jaga Ka...
- Kapolri Suyudi Resmikan Desk Ketenagakerjaan, Perk...
- Gaungkan Green Policing, Kapolda Metro Jaya Komjen...
- Ketegasan Kapolri Jenderal Suyudi Berantas Narkoba...
- Kapolri Silaturahmi dengan Habib Umar bin Hafidz, ...
- Kapolda Metro Jaya Tinjau Kamtibmas di Kampung Mua...
- Kapolda Metro Kunjungi SDN Gunung 01, Kenalkan 'Po...
- Kapolda Metro Jaya Dengarkan Aspirasi Wartawan, Do...
- Pimpin Apel Kebesaran, Kapolda Metro Apresiasi Ded...
- Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya Ucapkan Terima Ka...
- Kapolri Baru Babak Baru Serta harapan baru untuk P...
- Rekam Jejak Brigjen Suhermanto Ditunjuk Jadi Dirti...
- Brigjen Suhermanto Ditunjuk Jadi Dirtipidsiber Bar...
- Resmi Usung Slogan Baru 'Polisi Bersama Masyarakat...
- Polri Resmi Usung Slogan Baru 'Polisi Bersama Masy...
- Polisi Bersama Masyarakat adalah visi dan arah tr...
- Hasil Kemenangan Amandio Dianulir Dalih Sistem Err...
- Kemenangan Amandio Dianulir Dalih Sistem Error, Tr...
-
▼
October
(26)
Labels
- ArtisIndonesia (1)
- BERITA POLISI (550)
- BeritaKapolri (1)
- BeritaPolisiIndonesia (209)
- DETIK INDONESIA NEWS (130)
- DETIK NEWS (21)
- Fashion (1)
- Featured (72)
- Featured,Gaya (1)
- Featured,HukumKriminal (1)
- Featured,Kepolisian (1)
- Gaya (5)
- HALO DUNIA (131)
- HukumKriminal (50)
- IFTTT (832)
- Nasional (2)
- Uncategorized (2)
Formulir Kontak
Subscribe Here
Categories
Flickr
Ad Home
Latest Post
Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan Rawan Narkoba
Jakarta, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartantomenegaskan bahwa penanganan kawasan rawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, dan penataan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba kembali terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Dadang saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026). Menurut Dadang, pemberantasan jaringan peredaran narkoba harus disertai langkah pencegahan yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya pemberantasan narkoba memberikan hasil yang berkelanjutan. Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mengurangi risiko munculnya kembali aktivitas peredaran narkotika. Selain penegakan hukum, pencegahan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pendidikan mengenai bahaya narkoba, pendampingan terhadap generasi muda, serta kepedulian warga dinilai menjadi langkah penting untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika. Dadang menilai, partisipasi aktif masyarakat dapat membantu menjaga lingkungan agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat peredaran narkoba. Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap ancaman peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Ia menekankan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor. Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga memperhatikan faktor sosial dan kondisi lingkungan yang berpotensi mendukung peredaran narkotika. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman narkoba. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kerja Melayani Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.(Ril)
Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan Rawan Narkoba
Jakarta, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartantomenegaskan bahwa penanganan kawasan rawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, dan penataan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba kembali terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Dadang saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026). Menurut Dadang, pemberantasan jaringan peredaran narkoba harus disertai langkah pencegahan yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya pemberantasan narkoba memberikan hasil yang berkelanjutan. Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mengurangi risiko munculnya kembali aktivitas peredaran narkotika. Selain penegakan hukum, pencegahan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pendidikan mengenai bahaya narkoba, pendampingan terhadap generasi muda, serta kepedulian warga dinilai menjadi langkah penting untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika. Dadang menilai, partisipasi aktif masyarakat dapat membantu menjaga lingkungan agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat peredaran narkoba. Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap ancaman peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Ia menekankan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor. Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga memperhatikan faktor sosial dan kondisi lingkungan yang berpotensi mendukung peredaran narkotika. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman narkoba. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kerja Melayani Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.(Ril)
Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan Rawan Narkoba

Jakarta, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartantomenegaskan bahwa penanganan kawasan rawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, dan penataan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba kembali terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Dadang saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).
Menurut Dadang, pemberantasan jaringan peredaran narkoba harus disertai langkah pencegahan yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya pemberantasan narkoba memberikan hasil yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mengurangi risiko munculnya kembali aktivitas peredaran narkotika.
Selain penegakan hukum, pencegahan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pendidikan mengenai bahaya narkoba, pendampingan terhadap generasi muda, serta kepedulian warga dinilai menjadi langkah penting untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika.
Dadang menilai, partisipasi aktif masyarakat dapat membantu menjaga lingkungan agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat peredaran narkoba.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap ancaman peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
Ia menekankan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor. Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga memperhatikan faktor sosial dan kondisi lingkungan yang berpotensi mendukung peredaran narkotika.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kerja Melayani Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.(Ril)
https://bacasaja.today/kapolda-metro-jaya-dorong-edukasi-penataan-kawasan-rawan-narkoba-2/?feed_id=68110&_unique_id=6ad9dd45ea935
Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi Penataan Kawasan Rawan Narkoba

Jakarta, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartantomenegaskan bahwa penanganan kawasan rawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, dan penataan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba kembali terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Dadang saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).
Menurut Dadang, pemberantasan jaringan peredaran narkoba harus disertai langkah pencegahan yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya pemberantasan narkoba memberikan hasil yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mengurangi risiko munculnya kembali aktivitas peredaran narkotika.
Selain penegakan hukum, pencegahan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pendidikan mengenai bahaya narkoba, pendampingan terhadap generasi muda, serta kepedulian warga dinilai menjadi langkah penting untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika.
Dadang menilai, partisipasi aktif masyarakat dapat membantu menjaga lingkungan agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat peredaran narkoba.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap ancaman peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
Ia menekankan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor. Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga memperhatikan faktor sosial dan kondisi lingkungan yang berpotensi mendukung peredaran narkotika.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kerja Melayani Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.(Ril)
https://bacasaja.today/kapolda-metro-jaya-dorong-edukasi-penataan-kawasan-rawan-narkoba/?feed_id=68022&_unique_id=6ad9db443e6a4
Kapolda Metro Jaya Tekankan Pencegahan Narkoba, Edukasi dan Penataan Lingkungan Diperkuat

Jakarta, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartantomenegaskan bahwa penanganan kawasan rawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, dan penataan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba kembali terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Dadang saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).
Menurut Dadang, pemberantasan jaringan peredaran narkoba harus disertai langkah pencegahan yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya pemberantasan narkoba memberikan hasil yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mengurangi risiko munculnya kembali aktivitas peredaran narkotika.
Selain penegakan hukum, pencegahan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pendidikan mengenai bahaya narkoba, pendampingan terhadap generasi muda, serta kepedulian warga dinilai menjadi langkah penting untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika.
Dadang menilai, partisipasi aktif masyarakat dapat membantu menjaga lingkungan agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat peredaran narkoba.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap ancaman peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
Ia menekankan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor. Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga memperhatikan faktor sosial dan kondisi lingkungan yang berpotensi mendukung peredaran narkotika.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kerja Melayani Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.(Ril)
https://bacasaja.today/kapolda-metro-jaya-tekankan-pencegahan-narkoba-edukasi-dan-penataan-lingkungan-diperkuat-2/?feed_id=67934&_unique_id=6ad9cdc020c41
Kapolda Metro Jaya Tekankan Pencegahan Narkoba, Edukasi dan Penataan Lingkungan Diperkuat

Jakarta, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartantomenegaskan bahwa penanganan kawasan rawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, dan penataan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba kembali terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Dadang saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).
Menurut Dadang, pemberantasan jaringan peredaran narkoba harus disertai langkah pencegahan yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya pemberantasan narkoba memberikan hasil yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mengurangi risiko munculnya kembali aktivitas peredaran narkotika.
Selain penegakan hukum, pencegahan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pendidikan mengenai bahaya narkoba, pendampingan terhadap generasi muda, serta kepedulian warga dinilai menjadi langkah penting untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika.
Dadang menilai, partisipasi aktif masyarakat dapat membantu menjaga lingkungan agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat peredaran narkoba.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap ancaman peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
Ia menekankan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor. Dengan demikian, penanganan tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga memperhatikan faktor sosial dan kondisi lingkungan yang berpotensi mendukung peredaran narkotika.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kerja Melayani Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.(Ril)
https://bacasaja.today/kapolda-metro-jaya-tekankan-pencegahan-narkoba-edukasi-dan-penataan-lingkungan-diperkuat/?feed_id=67846&_unique_id=6ad9cc3ee6cbe
Kapolda Sulut Bersama Walikota Manado Turun Lapangan Salurkan Air Bersih Untuk Warga Siladen Dan Pulau Manado Tua

Kapolda Sulut menjelaskan bahwa pihaknya mendistribusikan total 68.000 liter air bersih yang disesuaikan dengan jumlah jiwa di lokasi.
"Kita melihat di Pulau Siladen ini, selama musim kemarau berlangsung, tadi saya berdialog dengan kepala lingkungan, sudah 3 bulan tidak turun hujan, sumur-sumur yang ada terbatas air bersihnya karena tercampur air laut. Ini kita coba bantu memfasilitasi kebutuhan air bersih khusus untuk konsumsi," ujar Irjen Pol Yudo Hermanto.
Kapolda merinci, dengan kapasitas tangki penampungan total sebesar 45.000 liter di lokasi, pasokan yang dibawa dapat mencukupi kebutuhan warga untuk sekitar 10 hari ke depan. Penyaluran ini nantinya akan dilakukan secara berkala oleh Polda Sulut bersama Pemerintah Kota Manado.
Sebelum adanya bantuan ini, warga setempat harus merogoh kocek cukup dalam untuk membeli air bersih dari Manado dengan kisaran harga Rp40.000 hingga Rp50.000 per galon. Dengan hadirnya bantuan air bersih gratis ini, beban ekonomi masyarakat diharapkan dapat jauh berkurang.
Menyadari wilayah Kecamatan Bunaken Kepulauan yang terkenal hingga kancah internasional sebagai surga spot diving dengan banyaknya resor pariwisata, Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado turut memberikan imbauan khusus. Keduanya mengajak para pengelola resor untuk ikut berpartisipasi aktif membantu masyarakat sekitar.
"Kami bersama pemerintah daerah, Pak Walikota, mengajak dan menghimbau, mohon kepada pengelola resor juga ikut berpartisipasi di dalam membantu masyarakat di sini dalam hal apapun, sehingga sinergi ini menumbuhkan rasa saling memiliki," pungkas Kapolda.
Wali Kota Manado turut mengapresiasi sinergi bersama jajaran kepolisian dalam menjawab keluhan dan menyejahterakan masyarakat, khususnya di tengah musim kemarau yang memicu lonjakan biaya hidup warga kepulauan.(Debby)
| Editor : Koni Setiadi
Wakapolda Sulut Turun Langsung Pantau Pengamanan Antrean BBM di Sejumlah SPBU di Kota Manado
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama para ulama dan kiai se-Jawa Timur menggelar doa bersama pada Sabtu (17/10/2026). Doa tersebut dipanjatkan dalam kegiatan silaturahmi kamtibmas di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur. (Beritasatu.com/Achmad Ali)
Kapolri Suyudi Resmikan Desk Ketenagakerjaan, Perkuat Koordinasi Penyelesaian Masalah Pekerja
